Revolusidumai, 29 Oktober 2026 — Pada peringatan Sumpah Pemuda ke-98, dibawah rintik gerimis hujan yang jajaran manajemen, Section Head, dan Perwira PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Dumai) dengan khidmat dan penuh semangat menggelar upacara bendera. Pelaksanaan upacara berlangsung di Lapangan Kantor Kuning pada Rabu (28/10) dan turut mencerminkan nilai-nilai Semangat Sumpah Pemuda 2026 yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Upacara dipimpin langsung oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan.
Dalam amanat upacara disebutkan bahwa Sumpah Pemuda bukan semata-mata lahirnya sebuah ikrar, melainkan semangat yang menunjukkan bagaimana keberagaman dapat disatukan oleh cita-cita yang lebih besar daripada kepentingan masing-masing dan ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Inilah pelajaran besar Sumpah Pemuda yang tetap relevan hingga hari ini, persatuan bukan berarti menghilangkan perbedaan, melainkan menyatukan perbedaan menjadi kekuatan,” ujar Iwan Kurniawan saat membacakan amanat dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero).
Tak terbatas pada momentum seremoni peringatan Sumpah Pemuda yang umum dilaksanakan setiap tahun, semangat tersebut telah lama dijalankan dan menjadi bagian dari nilai keseharian dan budaya kerja di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai yang diwujudkan dalam kinerja yan solid, operational excellence, inovasi serta kepedulian sosial.
Sepanjang tahun 2026, Perwira Pertamina Kilang Dumai berhasil membuktikan kapabilitas dan dedikasi terbaiknya lewat berbagai penghargaan bergengsi di panggung nasional dan internasional. Mulai dari penghargaan Kartini Humas di ajang IDEAS 2026, predikat Excellent Award yang diraih oleh 8 Perwira lewat tim inovasi Gugus RT-Prove Rocker 4.0 di ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) 2026 di Bangkok, hingga medali Silver serta Special Award yang diraih oleh 8 Perwira melalui tim inovasi Gugus PC-Prove SEGA pada ajang Taiwan Innotech Expo (TIE) 2026, dan masih banyak lagi.
Selain itu, Perwira Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga berhasil menunjukkan bahwa bangsa Indonesia mampu menciptakan terobosan inovasi energi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi masa depan global melalui produk Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar pesawat dengan campuran minyak dengan formulasi injeksi Used Cooking Oil (UCO) sebanyak 5% yang secara resmi diluncurkan pada Kamis 15 Oktober 2026.
Tak hanya lewat prestasi dan keunggulan inovasi, Semangat Sumpah Pemuda juga diwujudkan oleh Perwira Pertamina Kilang Dumai dengan senantiasa merawat kepedulian terhadap masyarakat, mulai dari berbagi lewat santunan anak yatim, gotong royong mengumpulkan stok darah lewat kegiatan donor darah rutin hingga membantu saat bencana. Pada periode kabut asap pekat yang sempat menyelimuti Kota Dumai pada pekan pertama dan kedua Oktober tahun ini, Perwira Kilang Dumai melalui aksi kolektif komunitas pekerja membagikan masker kepada masyarakat terdampak di beberapa titik wilayah di kota Dumai, diantaranya Simpang Pasar Bundaran, halte pekerja Wilmar, lampu merah Simpang Empat Bundaran, serta lampu merah Jalan Budi Kemuliaan, Kota Dumai.
Perwira Kilang Dumai yang tergabung dalam Komunitas Patrapala dan Koperasi Jasa Pekerja Putri Tujuh (KJPPT) turut membagikan 4.000 masker dari total 8.000 masker yang disalurkan berkolaborasi dengan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 04.06 Kota Dumai, Dinas Kesehatan Kota Dumai, BPBD Kota Dumai, SAR Dumai, Polres Dumai, serta Kodim Dumai pada Sabtu (10/10/2026). Selain itu, Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP-KMPT) juga turut membagikan 1.000 masker di depan Pos Bapor Komperta Bukit Datuk, akses jalan utama yang sering dilintasi oleh masyarakat dari arah Bukit Timah menuju pusat kota dan sebaliknya.
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa aksi kepedulian di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai tidak hanya datang dari Perusahaan dan program-program TJSL yang dijalankan, melainkan juga tumbuh dengan sadar dikalangan pekerja dan mitra kerja.
“Aksi sosial ini lahir dari semangat kolektif para pekerja maupun mitra kerjaresponsif terhadap kondisi yang sedang terjadi di tengah masyarakat . Aksi ini tentu sangat kami apresiasi, karena ini menunjukkan bahwa nilai kepedulian dan gotong royong telah menjadi nilai dan komitmen di Pertamina untuk senantiasa melayani dengan sepenuh hati,” pungkas Muhammad Rum.**










